Rabu, 26 Januari 2011

Mengatasi Anak Menangis



Apabila anak menangis pemikiran ibu-bapa tak tenteram. Maka terjadilah pukul memukul. Hal ini terjadi kerana kita sering memakai cara yang salah dalam mengatasi anak ketika menangis.
Kesalahan ini sering dilakukan oleh  ibu-bapa, atau pengasuh  secara sengaja atau tidak sengaja ketika mengatasi anak yang sedang menangis. Kebanyakan diantara mereka sering mengambil cara “marah” untuk menenangkan si kecil untuk berhenti menangis. Cara atau tips dan trik yang lebih baik dalam mengatasi anak yang menangis . Bahkan menjadi anak yang pemberani, sabar, sopan, halus tutur kata, dan lain-lain. Hanya ada dua hal penyebab yang menurut saya “it’s okey” untuk seorang anak menangis.

Pertama adalah RASA SAKIT, yaitu apabila seorang anak merasakan sakit secara fizik termasuk lapar dan haus.
Kedua adalah RASA SEDIH, yaitu apabila seorang anak merasakan hal atau kejadian yang membuatnya sedih.
Hal-hal lain penyebab tangis antara lain MARAH, INGIN SESUATU, TAKUT, MENGANTUK, atau ALASAN TAK  JELAS, harus dibiasakan untuk tidak dijadikan alasan seorang anak untuk menangis.
Apabila hal ini diterapkan sejak kecil , maka Insya Allah anak kita menjadi anak yang tidak cenge. Kata kuncinya adalah KONTROL.
Ketika anak menangis, kita harus tetap tenang, jaga emosi, dan  segera mencari tahu  penyebab kenapa si anak menangis. Apabila ia menangis kerana rasa sakit atau sedih, kita boleh menenangkan dia dengan lemah lembut, ditimang atau dibelai. Tapi apabila anak tersebut menangis kerana marah,  atau ingin mainan, maka kita harus menenangkan mereka dengan nada suara tegas dan berwibawa. Jaga emosi kita jangan sampai mengeluarkan suara tinggi apalagi marah  . Apabila tangis mereka tidak reda, maka kita boleh memberikan amaran seperti dilarang bermain, atau dibiarkan sampai penat sendiri.  kita harus tabah, sabar dan tegas melakukan hal tersebut demi perkembangan psikologis si anak.
Nada tegas dan wibawa kitapun harus seiring atau seimbang dengan nada tangis si anak. Misalnya apabila tangis si anak mulai mereda, maka nada suara kitapun harus  lembut.  Jangan pernah mengeluarkan kata-kata kasar atau negatif.
Ada EMPAT PANTANG  bagi saya sama sekali TIDAK BOLEH  kita lakukan dalam menenangkan seorang anak ketika menangis.
1.     Memanjakan. Cara ini tentu ada pengecualian. Terutama rasa sakit atau sedih, maka cara ini boleh dilakukan . Namun apabila tangisan si anak kerana marah atau ingin sesuatu, maka jangan kita memanjakan mereka ia akan membuat mereka berfikir bahawa TANGIS ADALAH SENJATA untuk mereka. Jangan sekali-kali membuat si anak menganggap bahawa menangis adalah cara agar kemahuannya di dituruti. Jangan  menyalahkan Orang lain, atau benda lain, apalagi memukul benda-benda yang membuatnya menangis. Misalnya menyalahkan dan memukul meja, ketika ia terhantuk meja. Hal ini sangat buruk bagi perkembangan mental si anak.
2.    BOHONG. Cara ini sering dilakukan oleh ibu-bapa atau pengasuh untuk menenangkan anak ketika menangis. Misalnya anak menangis kerana tak mau mandi, maka ia dibohongi dengan dijanjikan akan pergi jalan-jalan. Padahal setelah selesai mandi langsung makan dan tidur.  Padahal ketika ia berhenti menangis, janji tersebut tidak pernah dipenuhi. Banyak lagi janji-janji palsu  yang dilontarkan demi menenangkan si anak yang menangis. Hal ini sangat buruk bagi psikologi anak. Selain si anak akan ikut menjadi pembohong juga,
3.     MENAKUT-NAKUT.Cara ini juga  sering  dilakukan untuk menghentikan tangisan si anak. Akan tetapi cara ini mempunyai kesan yang buruk bagi si anak. Ia menjadi penakut, kehilangan percaya diri, dan pemurung kerana takut akan hal-hal yang seharusnya tidak ditakuti.
Ketika menangis di dalam kereta  kita menakut-nakutkan dengan ancaman ditangkap oleh polis.
4.     MEMUKUL. Cara ini adalah hal yang paling buruk kerana boleh membuat si anak menjadi trauma, rendah diri, kasar, bahkan menjadi seorang pembenci. Hindari melakukan pemukulan terhadap anak. Selalu kontrol emosi. Apabila si anak sudah menangis berlebihan  dan anda sudah tidak tahu lagi bagaimana cara menenangkannya, maka biarkanlah ia menangis sampai ia berhenti sendiri . Jangan sekali-kali memukul atau menuruti kemahuannya apalagi yang menurut kita tidak baik untuknya.Tidak perlu panik, stress atau   emosi ketika menghadapi anak yang sedang menangis. Tetap tenang, sabar, jangan hiraukan pendapat orang lain ketika anak kita menangis ditempat umum. Yang penting adalah bagaimana kita  mengatasinya dengan cara yang betul

Memang tidak mudah dalam mengatasi anak yang suka menangis. Selain kata kunci yang sudah disebut diatas yaitu KONTROL, .Berlakulah adil. Mereka punya naluri yang  unik dalam menilai tindakan orangtua terhadap mereka

1 ulasan:

  1. anak saya sgt suka menangis. contoh ingin susu botol pun dia akan menangis. dlu saya sering memukul dia jika dia menangis. skrg saya sedar yg perbuatan memukul tu akan lebih memburukan keadaan. FYI anak perempuan saya sudah berumur 4 tahun. skrg lebih suka menangis. saya pn pening memikirkannya.

    BalasPadam